Bahasa Indonesia Blog

Wreck Diving Coron: Bangkai Kapal Perang Jepang Era Perang Dunia II di Palawan

PANA.PH · 21 Juni 2026 · 2 min

Coron di utara Palawan adalah salah satu destinasi wreck diving terbaik dunia. Pada September 1944, pesawat Amerika menenggelamkan armada kapal Jepang di perairan Teluk Coron. Kini bangkai-bangkai kapal itu menjadi taman bawah laut yang ditumbuhi karang dan dipenuhi kehidupan laut.

Bangkai Kapal Paling Terkenal

Kondisi Menyelam

Visibilitas berkisar antara 5 hingga 25 meter, bergantung musim dan kedalaman. Suhu air hangat sekitar 28-30 derajat Celsius sepanjang tahun. Musim terbaik adalah Oktober hingga Mei saat laut tenang dan visibilitas optimal. Sebagian besar bangkai berada di kedalaman menengah, sehingga banyak yang membutuhkan kontrol daya apung yang baik.

Sertifikasi yang Dibutuhkan

Untuk menikmati sebagian besar situs, Anda minimal harus Open Water Diver. Bangkai yang lebih dalam seperti Irako memerlukan sertifikasi Advanced Open Water. Penyelaman penetrasi ke dalam lambung kapal sangat disarankan hanya untuk pemegang sertifikasi Wreck Diver. Operator lokal juga menyediakan kursus dari Discover Scuba hingga Divemaster.

Operator Selam dan Harga

Coron memiliki banyak dive shop terpercaya. Perkiraan harga:

Pilih operator dengan sertifikasi PADI atau SSI, rasio pemandu-penyelam yang aman, dan ulasan positif.

Cara Menuju Coron

Terbang dari Manila atau Cebu ke Bandara Busuanga (Coron) sekitar 1 jam, lalu naik van 30-45 menit ke kota Coron. Alternatifnya, naik feri dari Manila atau El Nido, meski memakan waktu lebih lama.

Tips Penting

Menyelam di antara bangkai kapal bersejarah Coron adalah perpaduan unik antara sejarah, petualangan, dan keindahan bawah laut yang tak tertandingi.

PANA.PH

Wreck Diving Coron: Bangkai Kapal Perang Jepang Era Perang Dunia II di Palawan | PANA.PH